![]() |
| Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kecamatan Dumai Selatan : Jangan jadikan nama masyarakat sebagai alat untuk Kepentingan Kelompok. |
Jurnal Pena.com, DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kecamatan Dumai Selatan menyampaikan keprihatinannya atas aksi penutupan jalan yang belakangan terjadi dan dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat serta pengguna jalan. Organisasi tersebut mengajak seluruh pihak untuk menyampaikan aspirasi melalui cara-cara yang tertib, mengedepankan dialog, dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat luas.
Dalam pernyataan sikapnya, LHMB Kecamatan Dumai Selatan menegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus benar-benar berpihak pada kepentingan bersama, bukan digunakan untuk memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu.
"Kami mengingatkan agar jangan menjual nama masyarakat demi kepentingan kelompok. Aspirasi yang mengatasnamakan masyarakat harus benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat secara luas, bukan hanya mewakili kepentingan segelintir pihak," demikian disampaikan perwakilan LHMB Kecamatan Dumai Selatan.
Menurut LHMB, aksi penutupan jalan berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, mengganggu mobilitas warga, menghambat distribusi barang dan jasa, serta merugikan masyarakat yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan persoalan yang sedang diperjuangkan.
Organisasi tersebut menilai bahwa fokus utama perjuangan seharusnya diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang terdampak oleh aktivitas perusahaan. Salah satu bentuk perhatian yang dinilai paling penting adalah memberikan kesempatan kerja yang lebih luas kepada masyarakat setempat.
LHMB Kecamatan Dumai Selatan mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut agar memprioritaskan masyarakat dari seluruh kelurahan di Kecamatan Dumai Selatan yang terdampak operasional perusahaan untuk memperoleh kesempatan bekerja sesuai kebutuhan perusahaan dan kompetensi masing-masing.
"Kami tidak ingin masyarakat hanya dijadikan objek dalam setiap aksi. Yang dibutuhkan masyarakat adalah pekerjaan yang layak, sehingga perekonomian keluarga meningkat dan kesejahteraan benar-benar dapat dirasakan," ujar perwakilan organisasi tersebut.
Selain kesempatan kerja, LHMB juga menilai bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) hendaknya lebih diarahkan pada program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Menurut mereka, pemberian dana CSR yang bersifat khusus kepada kelompok tertentu bukanlah persoalan utama yang saat ini dibutuhkan masyarakat. Sebaliknya, perusahaan didorong untuk mengembangkan program yang dapat dinikmati secara luas, terutama di bidang pendidikan.
LHMB mengusulkan agar perusahaan menyediakan program beasiswa pendidikan bagi anak-anak di wilayah terdampak, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Program tersebut dinilai akan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Dumai Selatan.
"Anak-anak kita adalah masa depan daerah ini. Apabila perusahaan benar-benar ingin memberikan manfaat kepada masyarakat, maka bantuan pendidikan melalui beasiswa akan memberikan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan bantuan yang hanya dirasakan oleh kelompok tertentu," lanjut pernyataan tersebut.
Di akhir penyampaiannya, LHMB Kecamatan Dumai Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat, perusahaan, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membangun komunikasi yang terbuka serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.
LHMB berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Dumai agar iklim investasi tetap kondusif, sementara hak-hak masyarakat terdampak tetap diperhatikan melalui kebijakan yang adil, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Organisasi tersebut menegaskan bahwa prioritas utama yang diharapkan masyarakat adalah terbukanya lapangan pekerjaan bagi warga di seluruh wilayah terdampak serta tersedianya program beasiswa pendidikan yang berkelanjutan. Menurut LHMB Kecamatan Dumai Selatan, kedua hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang akan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat dibandingkan program yang hanya dinikmati oleh sebagian kecil kelompok.**(rls)
